Yara tersenyum getir. “Dengan cara apa? Menceraikan Lily setelah dia melahirkan? Kamu masih punya hati ‘kan, Mas? Nggak usah gila hanya karena mempertahankan hal yang udah nggak bisa dipertahankan lagi. Aku udah nyerah, Mas. Udah nggak bisa bertahan lagi.” “Nggak, Yara! Nggak! Kamu nggak boleh menyerah.” Tristan kembali mengepalkan tangannya. “Mau apa kamu, Mas? Mau pukul aku lagi? Iyaa! Pergi, Mas. Capek aku, lihat kita kayak gini. Pokoknya, setelah Mama dan Papa pulang, aku mau ajukan cerai lagi!” ** Sementara di kediaman Melinda …. “Jangan keterlaluan kamu, Naina!” Melinda memekik memarahi anak bungsunya karena ucapan menohok yang benar-benar membuatnya kesal bukan main kepada perempuan itu. “Oh! Jadi Mama bela perempuan sinting itu? Iya?!” pekik Naina seraya menatap nyalang mama

