“Mas. Kamu mau kan, mencari keberadaan Yara? Aku hanya ingin dia yang menjadi pengganti aku untuk Shabila. Aku sudah memberi tahu semuanya pada kamu. Aku harap kamu mau memenuhi keinginan terakhir aku.” Di rumah sakit harapan, perempuan yang tengah berjuang melawan kritisnya akan tetapi rasanya kematian telah datang menghampirinya. Meminta tolong kepada sang suami agar mencari Yara sampai dapat. Tangan itu menggenggam erat tangan yang dipenuhi oleh suntikan dan juga alat cek jantung yang dicapitkan di jari tengahnya. “Mas. Shabila masih kecil. Dia butuh sosok ibu untuk menemaninya. Kamu tidak akan bisa merawatnya sendirian. Yara sudah tidak dibutuhkan lagi oleh mertuanya dan Tristan sudah menepati janjinya. “Sudah lima tahun mereka menikah dan Yara tidak akan bisa memberinya anak. Rahi

