Rain 25

1111 Words

"Tadi aku lihat orang bule masuk ke ruang kepala sekolah. Kok bisa ya, ada bule di sekolah kita?" Helmi bertanya pada Mentari yang langsung dibalas gelengan kepala oleh perempuan itu. Jelas saja Mentari tidak tahu dan untuk apa juga dia mengetahuinya. "Bule?" tiba-tiba saja Bara sudah duduk di hadapan mereka. Dengan membawa piring siomay beserta es di gelas. "Mana bule?" tanyanya lagi sambil mengaduk siomay agar tercampur dengan bumbu kacangnya. "Di ruangan kepala sekolah, nggak tahu. Pada pake jas gitu, keren-keren, pada putih kulitnya." ungkap Helmi lagi dengan berapi-api. Hari ini Mentari mau menerima ajakan Helmi untuk makan di kantin. Setelah kejadian Mentari diganggu preman, sikap Mentari yang semula tidak pernah tersentuh kini mencoba untuk menyesuaikan keadaannya. Meski rasanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD