my wild butterfly - 9

1580 Words
Tepat di depan restaurant seafood ternama di shanghai ying jie memberhentikan mobilnya , ia turun dari mobil lalu membuka pintu mobil sebelah nya agar yu yan dapat turun. Mereka berjalan berdampingan memasuki resraurant tersebut , namun langkah ying jie tertahan karena ada seaeorang yang memegang tangan nya. “ Tongli “ Ujar ying jie kaget. “ Aku masuk dulu “ Ucap yu yan yang memilih masuk ke dalam restaurant. “ Jangan masuk , sebaiknya kita harus kabur sekarang juga sebelum terlambat “ terang tongli tentang rencana awal nya. “ Maaf , tapi aku tidak bisa membuat tuan baiyou menjadi malu “ untuk pertama kali nya ying jie menolak permintaan tongli. “ tapi... “ ucap tongli tertahan saat mengetahui jika ying jie memilih meninggalkan nya berdiri sendiri di depan pintu restaurant. Dengan perasaan yang tak karuan tongli memilih mengikuti ying jie untuk memasuki restaurant seafood tersebut. ~ Dari kejauhan ying jie melihat yu yan yang begitu akrab nya dengan ayhan dan saat itu seperti ada perasaan yang tidak masuk di akal bagi ying jie. Seperti ada batu besar yang menghantam d**a nya dengan kerasnya. Ying jie memilih duduk di kurai yang sudah di siapkan dalam acara makan malam untuk membicarakan pernikahan tongli dan ayhan. Yu yan yang mengetahui ying jie selalu memperhatikan nya saat ia bercengkrama ria dengan ayhan dan youning memilih untuk memghampirinya lalu duduk di sebelah nya. Ia juga melihat tongli dengan raut wajah yang begitu sulit di artikan sepertinya ada sesuatu hal yang terjadi di luar tadi. Tongli duduk di samping vanderman ayah nya , lalu ayhan mulai mendekati tongli untuk mengajak nya berbincang. “ hai “ sapa ayhan namun hanya di tanggapi gumaman oleh tongli. Suasana hati tongli benar-benar sangat tidak terkontrol saat itu , rasanya ia ingin sekali marah atas jawaban ying jie. “ aku ayhan calon suami mu “ Lagi-lagi ucapan ayhan tidak di hiraukan oleh tongli , ia memilih memandangi ying jie yang berada di seberang nya. Yang tengah asik memainkan batang rokok di tangan nya dan lalu menghisapnya. “ Apa kau mencintai nya “ bisik ayhan pada tongli dan sontak sangat membuat nya terkejut dengan apa yang ayhan bicarakan. “ Aku bisa membantu mu untuk memiliki nya , namun sebaiknya kau menerima pernikahan ini agar keinginan mu dapat berjalan sempurna “ seketika tongli langsung menatap wajah ayhan. “ Apa kau bisa di percaya? “ ucap tongli tidak percaya dan senyum yang tiba-tiba mengembang pada bibir ayhan menandakan jika ayhan benar-benar akan membantu nya. “ Jadilah istriku dengan baik , maka aku akan mengabulkan semuanya “ ayhan mengangkat satu alis nya menunjukkan sikap liarnya. “ setuju “ tongli memberikan tangan nya untuk berjabat tangan dengan ayhan lalu mendapat kekehan dari ayhan dan mereka mulai mengakrabkan diri. ~ Yu yan mengambilkan minuman untuk ying jie , dan tatapan ying jie yang sangat terlihat cemburu saat melihat ke akraban ayhan dan tongli yang begitu cepat nya. Yu yan hanya terkekeh saat melihat nya dan lalu mendapatkan lirikan tajam dari ying jie yang merasa benar bahwa yu yan sedang menertawakan nya. “ Aku ke kamar mandi sebentar “ yu yan berdiri dari duduk nya lalu menepuk-nepuk pelan pundak ying jie dan berlalu pergi. Ketika yu yan pergi ia lupa membawa tas kecil milik nya , dan di dalam tas itu terdengar bunyi telepon genggam milik yu yan. Beberapa kali telepon itu berbunyi seperti ada kabar penting dari si penelpon , ying jie berinisiatif mengambilnya. Saat di lihat nya tertera nama ayah di layar nya , namun ying jie tidak mengerti bagaimana tuan besar menelpon nya jika ia sedang berdiskusi dengan vanderman di hadapan nya sekarang. Karena pada dasarnya ying jie tidak mengetahui jika yang menelpon yu yan adalah ayah tirinya. Ying jie akhirnya mengangkat telepon. Setelah di angkat nya ying jie yang ingin berbicara terhenti oleh suara seseorang di balik telepon itu. “ Dasar anak sialan , kapan kau pulang “ teriak seseorang yang tidak di kenal ying jie. Karena ying jie sangat hapal dengan suara tuan baiyou nya. “ aku sudah tidak punya uang , kau benar-benar tidak tahu balas budi ya. Sudah berapa kali aku bilang jika kamu sebaiknya menjual tubuh mu saja agar mendapat uang yang melimpah , daripada hanya menjadi jurnalis yang tidak mendapatkan hasil. Aku sudah menemukan seseorang yang akan membeli mu dengan harga mahal , aku akan kirim pesan yang berisi alamat orang itu. Dan sebaiknya kau jangan terlalu berharap jika suami mu akan membalas perasaan mu , semua itu mustahil. Kau tidak memiliki tempat kebahagiaan di dunia ini , jika kau tidak menurut kau akan tahu balasan nya “ Ying jie sangat terkejut dengan apa yang di dengar nya , lalu memasukkan kembali telepon yu yan ke dalam tas nya. Pikiran ying jie benar-benar tidak dapat menelaah dengan perkataan seseorang yang menelpon yu yan. Jika memang itu benar ayah yu yan lalu bagaimana dengan begitu teganya ia menjual yu yan. Wajah ying jie seakan memucat seketika , yu yan yang baru keluar dari kamar mandi melihat perubahan wajah ying jie lalu ia mendekati nya. “ Kamu baik-baik saja? “ tanya yu yan yang kini duduk di samping nya , namun ying jie hanya mampu melihat wajah yu yan dengan begitu banyak pertanyaan yang ingin sekali ia tanyakan. Tapi sebelum ying jie sempat bertanya yu yan terlebih dahulu di panggil oleh youning , dan yu yan pun menemui youning.. Ying jie sungguh sangat tidak tahu dengan apa yang harus ia lakukan , apa yang sebenarnya terjadi kepada yu yan. Lalu siapa pria yang menelpon yu yan tadi lalu berbicara dengan kata-kata yang begitu kasar. Ying jie mencoba mendekati tuan baiyou lalu berkata , “ Maaf tuan , bisa saya bicara sebentar? “ ucap ying jie yang membuat baiyou mengerutkan kening nya saat melihat wajah ying jie yang sangat serius. “ ayo ikut aku “ baiyou yang melihat ada sesuatu hal yang terjadi pada ying jie memilih mengajak ying jie untuk menghidar dari keramaian untuk membicarakan apa yang akan ying jie tanyakan. Setelah sampai di depan suatu ruangan ying jie membuka pintu tersebut dan mempersilahkan baiyou untuk masuk. “ Apa yang terjadi , kenapa wajah mu seperti itu? “ tanya baiyou singkat setelah memasuki ruangan yang hanya ada ia dan ying jie. “ Tadi ketika yu yan pergi ke kamar mandi telepon nya berbunyi berkali-kali , saya begitu penasaran lalu saya mengambilnya dan tertera nama ayah di layar nya , saya mengira itu tuan namun setelah saya angkat ternyata seorang pria yang menyuruh yu yan pulang dan ia bicara jika ia ingin yu yan menjual dirinya agar mendapatkan uang yang melimpah. Dan tidak berharap untuk mendapatkan kebahagiaan , jika yu yan tidak menuruti nya ia akan melakukan sesuatu kepada yu yan. Saya benar-benar tidak mengerti tuan dengan semua tentang yu yan. “ terang ying jie . Baiyou yang mendengar apa yang di katakan oleh ying jie serasa melemas dan memilih duduk pada kursi yang berada tepat di belakangnya. “ sekarang kau tau kenapa aku menyuruhmu u tuk menikahi nya , dulu aku sudah memberitahu mu bukan jika yu yan sangat membutuhkan mu. Dia butuh perlindungan , tapi yu yan bukan lah orang yang ingin membebani orang lain. Pria itu ayah tiri yu yan , sejak kecil yu ya selalu mendapat siksaan dari nya. Dulu aku menemukan yu yan yang sedang berjuang di terik panas matahari untuk menjual koran. Yu yan yang menahan sakit pada kakinya karena berjalan tanpa alas kaki , saat itu aku masih sangat ingat jika setiap langkah nya menimbulkan bekas di jalan. Karena kaki nya yang sudah sangat penuh luka dan berdarah menahan jalanan yang sangat panas. Ketika yu yan ingin beristirahat tiba-tiba ada sebuah cambukan yang begitu keras bunyinya menghantam badan nya hingga membuat yu yan jatuh tersungkur. Aku turun dari mobil lalu menolongnya tetapi aaat itu aku di cegah oleh beberpa pedangang yang ada di sekitar nya , karena mereka semua sudah tau jika yang melakukan itu ialah ayah tirinya. Namun aku tetap pergi menolong nya , ayah tiri yu yan sangat menyiksa yu yan tanpa ampun. Ia berhenti menyiksa yu yan saat aku menodongkan pistol ke kepala nya. Aku segera menggendong yu yan dan aku membawa nya ke rumah. Hingga sampai saat ini dia menjadi anak ku seperti yang kau tau. Namun aku juga tidak bisa melakukan apapun di saat aku mengetahui jika yu yan masih sering menemui ayah nya karena ayah nya selalu meminta uang kepadanya sebagai imbalan untuk semua waktunya yang ia berikan untuk merawat yu yan. Jika apa yang ayah yu yan minta tidak sesuai yang ia inginkan , yu yan akan merasakan siksaan seperti saat dulu ketika yu yan bersama ayahnya. Saat itu aku ingin sekali membunuh ayah nya , namun niatku terhentikan oleh yu yan. Ia mengancam ku jika aku memberi ayah nya pelajaran ia akan kembali pada ayah nya , dan sejak itu aku berpikir untuk menikahkan yu yan dengan karena aku percaya kamu dapat menjaga nya. Tapi lagi-lagi aku salah tentang kepintaran yu yan , ia mau menikah dengan mu dan mengajukan syarat agar kita tidak akan pernah ikut campur masalahnya. Dan kau tau masalah nya ialah semua permintaan tak masuk akal dari ayah nya. Selain itu juga ada beberapa hal yang hari ini mengganggu pikiran ku disaat tongli menyetujui untuk menikah dengan ayhan dan aku akan segera menyelidikinya. “ “ Kembalilah dulu , jika tidak kita akan benar-benar kehilangan yu yan “ baiyou yang sudah sangat mengerti sifat yu yan menyuruh ying jie untuk mengawasi nya serta menjaga nya dengan ketat. Dan benar saja saat ying jie keluar dari ruangan tersebut terlihat yu yan yang sedang ingin berkemas untuk pergi. Tanpa pikir panjang dengan apa yang terjadi ying jie berlari menuju yu yan yang sudah ingin pergi , ying jie menahan tangan yu yan lalu berkata. “ jangan harap kau bisa pergi malam ini “ kata ying jie yang berlalu membawa yu yan pergi bersama nya. “ ying..jie... “ pekik yu yan saat ying jie menggandeng tangan yu yan. Dan di seberang sana ada tatapan tajam dari seseorang saat melihat ying jie yang membawa yu yan pergi. “ Pilihan yang tepat “ ucap seseorang dengan senyum yang mengangkat satu sudut bibirnya. Bersambung...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD