"Loe kenapa van?Siapa yang buat loe sampe kekgini!! rumah siapa ini?? " Setengah mati kagetnya Anton melihat Vano yang sudah babak belur. "Gue dipukul sama bokapnya Nayra dan Mayra!" Kini Vano sudah berada didalam mobil yang anton kendarai. "Bokap Mayra dan Nayra? Gak ngerti gue Nayra Siapa? " "Nayra Wijaya! Siapa lagi!! Mayra itu ternyata adiknya si Nayra" "Ahh!! Jadi Mayra itu adiknya Nayra?" "Iya, uda jalan dulu bawa gue keapartemen gue aja, entar mobil gue loe jemput kemari, entar gue ceritain semuanya sama loe" Vano hanya bisa menahan nyeri yang ada diwajahnya, sedangkan Anton masih kebingungan dengan apa yang terjadi. Kini Mereka sudah sampai di apartemen Vano, Vano sengaja pergi keapartemen nya karena tidak mau sang papa mengetahui keadaannya yang sudah kacau seperti ini,

