"Selamat pagi, Yang Mulia." Pandora nampak cemas karena melihat Valentina seperti kekurangan tidur semalam. Bersama Dahlia, janda Viscount yang terkenal dermawan memandangnya dengan sorot tersesat karena bersalah. Di sebelahnya, Orlan ikut membungkuk dengan rasa sesal. "Kalian diterima di sini. Duduklah." Alaric menjamu tamunya dengan baik. Sesaat ruangan terasa sunyi dan mencekam. Keluarga Viscount menanggung malu karena calon mereka. "Di mana Rei?" "Dia mengurus tunangan memalukan itu," kata Valentina sinis dan mendapat delikan dari ibu mertuanya. "Rasanya menyakitkan melihat Anda semalam, Yang Mulia. Aku benar-benar minta maaf." "Valentina dan aku sangat menyesal. Tindakan itu di luar kendali kami," ucap Dahlia pedih. "Kami berbesar hati menerima hukuman sepantasnya karena memperla

