TKS - 33

1046 Words

Sambil menunggu dengan cemas, Alaric mendapati dirinya mondar-mandir di depan pintu kamar tanpa suara. Ketukan demi ketukan telah ia layangkan. Dan Pandora lagi-lagi tidak bersuara. "Pandora, buka pintunya. Kau hampir satu jam berendam." Istrinya kembali tidak menyahut. Opsi yang bisa Alaric berikan hanya menggedor pintu dan mendobraknya. Sebelum ide tidak waras itu terlaksana, gagang pintu terbuka. Pandora muncul dengan jubah mandi dan rambut panjang yang basah. Air menetes dari ujung rambut hingga ke lantai. "Ya Tuhan." Saat Pandora menggeser tatapannya, ia melihat sorot kelam sang suami terlihat cemas dan gelisah. Sementara keduanya matanya nampak kosong. Tidak ada apa pun yang terlihat selain hampa. "Aku terlalu lama berendam di dalam." "Kau tidak baik-baik saja." Alaric membawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD