Sang Mantan Menggoda Brian menatap wanita cantik dengan rambut lurus sebahu itu dengan hati yang masih berdetak kencang. Wanita yang tidak bisa dilupakannya hingga detik ini, meski sudah lebih dari empat tahun mereka tidak bertemu. “Amanda?” Brian berdiri menyambut mantan kekasihnya itu sambil mengulurkan tangan kekarnya ke hadapan Amanda yang juga sedang menatapnya penuh kerinduan. Tidak ada kata-kata yang terucap dari mulut wanita berusia dua puluh lima tahun itu. “Apa kabar, Manda?” Ingin rasanya Brian memeluk tubuh langsing yang ada di hadapannya itu, jika saja mereka tidak berada di parkiran showroom mobil Eropa tempat Amanda bekerja. “Baik, Brian.” Amanda menyambut uluran tangan pemuda yang tidak banyak berubah dari terakhir mereka bertemu dulu. Hanya terlihat Brian sedikit kurus

