Kak Gery [Aku udah pesan meja buat kita. Meja nomor 15. Silakan tunggu aku di sana. Sebentar lagi aku sampai] Windy baru saja membaca pesan chat dari Gery. Posisi gadis itu sekarang baru saja memasuki badan cafe dan tengah mencari-cari meja nomor 15 yang sudah dipesan oleh Gery. "Nah, itu dia." Windy akhirnya menemukan meja tersebut. Ia lantas bergerak ke sana. Duduk di kursi kayu dengan cat cokelat pekat itu sambil menanti Gery datang. Ada seorang pelayan yang datang menghampiri dan menanyainya mau memesan apa. Namun, Windy lebih memilih memesan nanti saja setelah Gery datang. Windy merasa ada yang aneh dengan dirinya. Perasaannya begitu berbunga-bunga sekaligus berdebar mau bertemu dengan Gery. Padahal, menurut cerita Erik semalam, Gery berencana menikah dengan wanita pilihan o

