Bab 17

1258 Words

Lili menatap jemari yang masih digenggam oleh Nico. Remasannya terasa begitu kuat hingga Lili harus mengernyit karena menahan sakit. Samar-samar masih terdengar Maya pada orang tuanya karena membawa Lili pergi. Dua kakak beradik itu sempat adu mulut sebelumnya karena memperebutkan milik siapa wanita yang kini tengan Nico bawa. Sungguh untuk pertama kalinya Lili melihat Maya sekesal itu dengan menyuarakan sumpah serapahnya pada sang kakak. Dengan gerakan tangannya Lili mencoba untuk menenangkan Maya. Ia berjanji akan menghubungi anak bungsu dari keluarga Gibson itu supaya Maya tidak lagi marah pada Nico. Keduanya baru saja keluar dari rumah utama Gibson dan saat ini tengah menapaki taman yang tadi sore sebagai tempat diadakannya pesta. Ada pula beberapa orang yang masih duduk disana semb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD