Hari ulang tahun adalah hari yang penuh dengan kebahagiaan dan keistimewaan. Tidak dengan Tasya yang harus merayakannya dengan sendu dalam hati. Bianca dan Dinna memaksa Tasya untuk ikut ke sebuah taman bunga yang sudah disulap semanis mungkin dengan tambahan lilin-lilin kecil. Kedua orang gadis itu menyiapkan sebuah pesta ulang tahun untuk Natasya yang bersedih. Tasya sangat enggan merayakan ulang tahunnya yang ke-18 tahun itu karena teringat dengan janji Arga. Arga kan pernah berjanji akan menikahinya di usia 18 tahun. Tapi, itu hanya tinggal mimpi di langit yang tinggi. “Makasi ya kalian udah susah payah siapkan ini,” ujar Tasya sambil memandangi Bia dan Dinna yang tersenyum manis. “Makasi buat apa sih, Sya? Justru kami yang berterima kasih karena kamu mau menerima hadiah

