9

1522 Words

Sudut Pandang Bianca Aku tidak mengerti kenapa aku bisa begitu gugup. Ini kan cuma makan malam. Kenapa aku terus bohong pada diri sendiri? Aku gugup karena Dimas adalah pria yang sangat tampan dan dia sudah jelas-jelas menunjukkan bahwa dia menginginkanku. Gimana bisa aku melakukan ini? Aku bahkan belum bercerai. Lagipula, dia bosku dan delapan tahun lebih muda dariku. Seharusnya aku tidak perlu memikirkan untuk pergi bersamanya. Aku tau apa yang Lola bilang, tapi aku bukan tipe orang yang bisa sembarangan berhubungan intim dengan pria hanya untuk bersenang-senang atau balas dendam. Aku mengambil ponsel dari dompetku untuk mengirim pesan ke Dimas agar membatalkan rencana ini, ketika tiba-tiba ada ketukan di pintu kamarku. Aku melihat jam dan yakin itu pasti dia. Aku berdiri dan mengusap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD