Joko tidak berani berikan masukan lagi. "Kalau begitu, saya akan hubungi rumah sakit terdekat." Pelatih menatap Joko dengan bingung. "Kau sopan sekali pada ketua, padahal biasanya bersikap kasar pada kami. Kau keracunan?" Joko memutar bola mata dengan kesal. Efan tertawa kecil. "Ada lagi yang kau ingin laporkan?" "Ada berita viral selama Anda tidak masuk." "Kasus yang ditangani Bayu?" Tebak Efan. "Ada apa? Mereka minta tolong pada kalian?" "Ya, sebenarnya saya keberatan kalau anjing-anjing di sini dilibatkan." "Kapan dia minta?" tanya Efan. Joko mengerutkan kening dengan bingung. "Bukannya tadi..." "Mana mungkin dia bisa pakai peralatan canggih? Sudah aku bilang sebagian dana sudah dipangkas atasan, kita bisa berbuat apa?" Efan menjelaskan pada Joko. "Jangan terlalu percaya pada o

