Closer

1077 Words
Pulang sekolah, Yuki memasuki rumahnya seraya memberi salam dan menenteng sepatunya untuk diletakkan di rak sepatu. Dilihatnya Bunda sedang menonton televisi di ruang tamu sontak Yuki pun menghampiri. "Assalamualaikum, Bun." Yuki meraih tangan Bunda seraya mencium punggung tangannya "Waalaikumsalam," Bunda mendongak melihat Yuki. "De, kamu tadi gabawa baju olahraga? Bunda liat di kamarmu ada baju olahraga di atas meja belajar.  Hari ini ada pelajarannya, kan?" Tanya Bunda dengan kening berkerut, Yuki terdiam sejenak dan merutuk dalam hati. Kan bener gue lupa bawa baju olahraga tadi. "Iya, hari ini ada pelajarannya, Bun." Jawab Yuki pelan, seraya duduk di samping Bunda. "Terus tadi kamu pake baju siapa? Jangan bilang kamu dihukum karna gabawa?" Bunda melirik Yuki penuh peringatan, anaknya ini emang pelupa, dan kadang sifat pelupanya itu justru menjadi masalah untuk dirinya sendiri. "Nggak, kok. Tadi Yuki minjem baju temen." Kata Yuki kalem, beranjak dari sofa dan berjalan menuju kamarnya. Takut Bunda menginterogasinya lebih jauh lagi. "Lho, terus temenmu pake baju siapa?" Tanya Bunda berbalik menatap Yuki yang mulai berjalan menaiki tangga. "Pake punya temennya, Bun, yang beda kelas. Kebetulan kelas sebelah jam olahraganya sama, cuman beda di jamnya aja." Jawab Yuki, berbalik badan menghadap Bunda. Bunda mengangguk paham dan melanjutkan acara menontonnya sambil bergumam yang masih kedengaran oleh Yuki. "Ngerepotin orang aja kamu, dek." Yuki mengangkat bahunya seraya terkekeh pelan. **** Sore-sore, saat Yuki sudah selesai membereskan rumah dan mandi sore, Ia sedang memainkan ponselnya saat pemberitahuan dari i********: menyentaknya. Ardeva Mahesa (@ devamahesa) started to following you. Uhuk! Uhuk! Yuki mendadak keselek air liurnya saat melihat notif tersebut. Ini seriusan Deva nge-follow dia di i********:? Tapi kan, kayaknya Yuki gak ngerasa nge-follow cowok itu deh, Yuki emang sering ngestalk-in Deva, tapi gak berani nge-follow, ntar ketawan lagi kalau dia stalker. Hehehe... Terus, Deva tau darimana Instagramnya? Menghilangkan rasa penasaran, Yuki membuka Instagramnya, dan melihat profil Deva. Benarkan dia nggak nge-follow cowok itu. Terus, ini kenapa tiba-tiba Deva nge-follow Yuki ya? Tanpa pikir dua kali, Yuki juga mulai mem-follow Deva. Rezeki anak solehah kalo kata Icha mah, kapan lagi di follow orang ganteng yang followersnya ribuan? Hehehe... Dengan iseng, Yuki men-capture notif tersebut dan mengirimkannya di grup SAMAWA. Yuki Maysa sent a picture Ichacha : Wedeewww.... di follow doii niyeee ?? Yuki Maysa : Iyee doongg ?? Manda : traktiran kali ? Yui Maysa : apanya traktiran? Emg gw abis jadian Manda : ituuu!!! kan udh di fllw doi ? ? Yuki Maysa : yakaleee di follow aja lo pda minta traktiran Ichacha : Yuki nraktirnya ntar Man, klo udh jdi ama yg onoh ?? Yuki Maysa : apan dah? -_- Manda : ohh iyaya... bentar lagi kan yuk? Bolehlah baso jawir depan sekolah Yuki Maysa : paansi kalian? -_- Yuki menutup aplikasi w******p nya, lalu membuka Line. Ada notif masuk, dari Maxime, tapi cowok itu hanya mengirimkan ajakan bermain Get Rich. Huuuhhh.... kiraaaiiin -_- Yuki iseng membuka timeline Line-nya, membaca kiriman-kiriman dari OA yang Yuki add. Dan ada satu word pict yang ngena banget buat Yuki.   Terlalu sayang? Itulah alasan mengapa Yuki masih bertahan sampai saat ini meskipun Maxime bersikap cuek terhadapnya, yaaa walaupun akhir-akhir ini ada sedikit perubahan sih. Benarkah Ia terlalu sayang? Atau hanya terobsesi aja sama Maxime? Saat sedang asik-asiknya membaca post-an di Timeline-nya. Ada satu notif lagi. Ardeva Mahesa added you as a friend by Line ID Anjriiiittt!!! Sontak Yuki langsung melompat dari kasurnya saat melihat notif tersebut. What the hell happened today?? Mengapa dengan tiba-tiba Deva beruntun mem-follownya di media sosial? Ini Deva stalker? Sedang sibuk memikirkan kejadian hari ini, Yuki tersentak saat ada satu notif lagi di Line. Dari Deva. Demi apapun Yuki kejang-kejang seketika ini mah! Lebay ya? Emang! Gila aja, di add dan di follow sama cowok se-charming Deva. Siapa yang nggak histeris coba? Ardeva Mahesa : Hai, Ki. Hehehe ini saya Deva, tetangga baru sebelah rumah kamu. ?? Yuki mendengus pelan, 'Udah tau, Pak!' Yuki Maysa : oh.. hai kak dev. Hehehe iyaa ku tauuu... dari dpnya jg udh kliatan ?? Ardeva Mahesa : hehehe... lg apa km? Bdw, sya tau line kmu dr IG Yuki berpikir sejenak, pantesan Deva tau Line-nya, ternyata emang Yuki masang Id Line-nya di Profil Instagramnya. Uluuuh uluuuhhh gemaayy dedek baangg... Yuki Maysa : lg tiduran aja. Hehehe iya ka, aku emg naro id lineku di ig ?? Yuki Maysa : btw, kk tau drimana ig aku? Ardeva Mahesa : dr kevin Yuki mengangguk, "hmm.. Panteess." Yuki Maysa : ohh dr bang Kev Ardeva Mahesa : iyaa Read. Yuki keluar dari chat room-nya dengan Deva, dan matanya membeliak saat melihat chat-an paling atas. Dari Maxime. Maxime Addausy : PING Maxime Addausy : PONG Maxime Addausy : bola Maxime Addausy : Ki Yuki shocked melihat isi chat-annya, sumpah Maxime absurd banget! Aseli! Yuki Maysa : apa? Maxime Addausy : lg apa? Yuki Maysa : lg nafas ? Maxime Addausy : ohh, kirain lg buang hajat. Lma bgtbgt blsnya abisan Yuki Maysa : yeuuuuu syiaallll-_- sabarun keleesss .... Maxime tersenyum kecil membaca chat-annya dengan Yuki. Ia tadi sedang bermain Get Rich, namun saat membuka timeline Line-nya Ia melihat Yuki yang menyukai sebuah post-an yang sepertinya menggambarkan apa yang sedang Ia rasakan. Niatnya untuk melanjutkan Games-nya dibatalkan begitu saja, Ia lebih tertarik untuk mengirimkan chat ke Yuki. .... Deva merebahkan tubuhnya di kasur setelah membaca chat-an terakhirnya dengan Yuki. Entah kenapa, Deva penasaran banget sama gadis itu, emang sih umur Mereka tuh terpaut jauh, tapi apa salahnya coba buat dekat, lagian Yuki juga anaknya asik dan seru abis. Dia bisa menempatkan dirinya, dimana Ia harus serius dan bercanda. Dan sejauh dari yang Deva lihat, Yuki termasuk anak yang enak diajak ngobrol dan pintar beradaptasi. Tring! Ponselnya berbunyi. Pertanda Ada Line masuk. Dari Ainayya. Mau apa lagi dia? Ainayya : Dev, aku mau ngomong sesuatu. Kmu ada wktu? Deva menghela nafas lelah. Mau ngomongin apa lagi sih? Hubungan diantara Mereka tuh udah selesai. Udah End. Finish. Kelar. Ardeva Mahesa : ngomongin apa lagi? Aku udh bilang kan sma kmu. Gada yg perlu diomongin lg. Diantara kita udh gada apa2 lg. Ainayya : ada yg hrs aku jelasin dev. Aku mohon sma kmu. Ardeva Mahesa : maaf nay, untuk skrg aku gabisa. Ainayya : Dev, skali aja. Plis. Stelah itu aku bakalan bnr2 pergi dan gak akn gnggu kmu lg. Ardeva Mahesa : maaf nay. Aku msh prlu menata hatiku ****  
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD