Dua jam sebelum Galih bertemu Numa "Assalamualaikum." sapa Galih saat akan memasuki gerbang rumah Numa. "Waalaikumsalam. Masuk saja." kata Pak Nasrin khas dengan wibawanya. Galih-pun memasuki area depan rumah keluarga Nasrin itu. "Mau nyari Numa? Dia udah berangkat." ucap Pak Nasrin kaku. "Bukan Pak, ini ada titipan dari Bunda buat Tante Diana." jelas Galih. "Taruh aja di dalam." mengangguk sekilas, lalu Galih masuk kedalam rumah untuk meletakkan paket kain dari Bunda yang minggu lalu dibawanya dari Jogja namun baru sempat diberikannya hari ini. Selesai meletakkan bungkusan itu, Galih kemudian mendekati Pak Nasrin yang sedang asik membaca korannya. "Ada yang mau saya bicarakan sama Bapak." Ujar Galih dengan berani. "Duduk kalau begitu." kata Pak Nasrin sembari melipat korann

