One Step Closer

1227 Words

        Romantis itu perkara selera.        Bagi aku romantis itu kalau doi gak marah ketika kamu bikin gumaman gak jelas pas lagi macet.         -Anonim-     Kadang Galih itu egois. Seenaknya saja dia memintaku untuk bersiap menemaninya ke Magelang. Bahkan dia belum bertanya aku setuju atau tidak. Tapi dia sudah minta izin kepada Bapak, meskipun harus menyerahkan salah satu kartu ATMnya kepada Bapak sebagai jaminan. Dan dengan seenaknya pula, kami akan berangkat ke Magelang pada akhir pekan. Yang artinya aku harus lembur untuk menyelesaikan dateline minggu depan. Ingin rasanya aku marah dengan Galih namun ku tak bisa. Sebabnya adalah Galih sudah berusaha keras agar tanaman cabai yang dia tanam dapat tumbuh dengan baik. Bahkan dia rela tidak pulang ke Yogyakarta selama dua minggu, dan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD