"Sorry, aku harus balik. Ada yang mau dibicarain lagi?" Disha sedih kalau ingat itu. Kejadian kemarin sama sekali tak ada dalam bayangannya. Itu di luar ekspektasi. Padahal ia berharap besar dalam pertemuan kemarin. Ia sudah merangkai beberapa kata yang barangkali bisa menjawab pertanyaan Zafir waktu itu. Namun sialnya, kesalahpahaman terjadi dan Zafir justru tak bertanya hal itu sama sekali karena sudah menyerah. Terakhir, Disha hanya bisa menatap lurus kepergian punggung Zafir yang menjauh. Saat terpikir untuk melakukan sesuatu, ia berlari tapi percuma. Mobil Zafir sudah melewati palang parkir. Tak terlihat. Lelaki itu benar-benar pergi. Kemudian pagi ini, ia sudah berjalan menuju kantor Zafir. Tapi malah berpapasan dengan perempuan yang kemarin makan bersama Zafir. Ia menghela nafa

