bc

my first W.U

book_age18+
8
FOLLOW
1K
READ
sweet
like
intro-logo
Blurb

reo yang mencintai alessa sepenuh hati tidak ingin kehilangan kekasihnya itu, namun situasi berkehendak lain, alessa harus pergi mlanjutkan pendidikannya di bandung. sejak saat itu hubungaan alessa dan reo sangat jarak bahkan jarang berkomunikasi.

akankah reo dan alessa berpisah?

chap-preview
Free preview
Benciku jadi cinta
sore itu merupakan jadwal alesa memasak di asrama, dia sudah mulai sibuk dari jam 3 sore untuk menyiapkan makan malam di asrama, berbeda dengan reo yang sibuk olahraga dengan teman lainnya, saat memotong sayur reo datang ke dapur untuk mengambil minum melihat alesa yang sibuk reo mencubit pipinya, alesa bergumam sambil marah "bisa ngga sih, jangan ganggu" reo dengan mata diam dan lucunya langsung meluk alesa dari belakang sambil berkata "maunya gini ya" alesa memegang pisau, mau kamu ini ? reo langsung pergi alesa pun tersenyum lebar berhasil mengusi bayi nakalnya dari dapur. malam pun tiba selesai mandi alesa ke dapur bersama teman lainnya untuk menyiapkan makan malam, jam 19:00 semua sudah kumpul di ruang makan baik dari asrama putra maupun putri, selesai makan alesa beberes peralatan masak dan membersihkan dapur, sudah di duga reo akan datang, reo menarik alesa ke balik pintu sambil merangkul pingganya dan mengecup bibirnya dengan perlahan, alesa yang hanyut ikut membalas kecupannya tanpa disadari dia ikut terhanyut di permainan itu. kak alesa, aku ke toilet dulu ya, ucap adik tingkat yang menjadi kelompok masak alesa, alesa segela melepas rangkulan reo, sambil menepuk reo dasar bayi nakal sana pergi aku sibuk, reo kesal sambil nyengir "kalo mau lagi bilang ya" alesa hanya membesarkan bola matanya sambil mengambil sapu, malam itu alesa membuka beberapa tugas dan menyelesaikannnya karena besok ada kelas praktek jadi dia sedikit santai karena baginya kelas peraktek paling dinanti setiap siswa dan siswi. tepat subuh jam 05:00 semua anak asrama terbangun dan melakukan aktivitas paginya, berbeda denga alesa yang langsung menyetrika seragam perakteknya yang lupa dia setrika semalam, tepat jam 07:00 bel sekolah berbunyi tett.tetttttttt.te....ttttt semua siswa siswi berlarian ke lapangan untuk melaksanakan baris berbaris seperti biasa selepas itu anak kelas XII langsung ke lab boga untuk peraktek karena hariini bukan kelompok alesa yang peraktek dia bersama yang lain membantu mis nat untuk menyiapkam peralatan yang peraktek termasuk kekasihnya reo yang sudah siap dengan peralatanyya, alesa menghampiri reo sambil memberi nafkin yang kemarin di setrikanya nihhh, besok kotorin lagi ya, gua usap ke muka lo" sambil memberi nafkin ke pacarnya, reo langsung menyubit pipi alesa yang chubby dengan rambut gelombangnya serta perwakan yang ideal. setelah 2 jam berakhir semua siswa siswi membersihkan ruang lab, setelah itu beberapa siswa pergi kedepan untuk minum ice kopi yang tadi mereka buat, berbeda dengan alesa yang membereskan semua peralatan dan memastikan semua lengkap karena mis nat mempercayainya untuk menghandle semua lab, selepas itu reo membantunya membersihkan toilet bekas beberapa sabun menyuci piring dan sampah dari toilet mengingat lab mereka sangat memiliki ruangan yang lebar dan suasana sejuk dibawah pohon rindang alesa senang untuk duduk di belakang, tak lama itu reo menghampirinya dari belakang "cup.." kecupan mendarat di kepala alesa, karena refleks alesa langsung berbalik badan yang langsung bertemu dengan d**a bidang reo reo pun tidak membuang kesempatan ini "hhhhhh..... aku sayang kamu" reo menarik alesa ke dinding sambil memainkan rambutnya terlihat badan alesa yang ideal dengan seragam yang pas di tubuhnya membuat sangat cantik reo langsung mencium pipi alesa tanpa henti, alesa menatapnya penuh dengan tatapan bermakna alesa nyubit perut reo "dasar m***m" alesa pun bergegas meninggalkan lab, dia menemui mis nat untuk menyerahkan kunci lab selepas itu jam berakhir. di asrama tempat mereka tinggal, asrama putra tereltak jauh di seberang dan asrama putri di ujung jadi tidak bisa bertemu satu sama lain kecuali makan dan acara lainnya, seperti biasa hari sabtu adalah free day dimana setiap penghuni asrama bisa tidur jam berapa pun karena biasanya harus tidur jam 10 malam karena besoknya minggu setiap sabtu itu ada acara dimana semua penguni asrama bisa kumpul di aula nonton film bareng arau barbekiu, atau main gitar dan nyanyi. berbeda dengan reo, sebagai seorang ketua kelas dia juga pinter main alat musik, seperti organ, alat tradisional, gitar dll malam itu reo mengeluarkan organ untuk bermain dan mengajak temen alesa bernyanyi, alesa tipe orang yang tidak cemburuan sehingga reo mau bernyanyi sama siapa saja alesa tidak masalah, kali ini temen reo bermain organ adalah lina, lina merupakan teman sekamar alesa , lina memanggil alesa untuk ikut bernyanyi dan bergabung "sa sini" alesa segera menghampiri dan ikut melanjutkan lagu yang populer saat itu "perfect" ya lagu yang membuat anak muda berlove loveeee pukul 22:15 reo mengajak alesa ke tepi aula dan berbincang, sambil menggenggam tangan alessa erat, hal yang membuat alessa jatuh cinta pada reo adalah apa adanya, reo yang apa adanya membuat alessa jatuh cinta pada reo, padaha sebelumnya mereka adalah msuh, ya musuh yang akhirnya saling menjalin cinta. bener kata pepatah benci jadi cinta hehehe... CERITA SEBELUM ALESSA DAN REO PACARAN hari itu anak asrama ramai berkumpul dan berbincang mengenai muda mudi dari tempat reo membuat acara di aula yayasan sekolah kita, alessa dan melsil sahabat alessa tidak menggubris sama sekali karena mereka memang tidak peduli dan tepat hari itu jadwal alessa dan melsil pulang kerumah setelah sebulan belum pulang, FYI asrama alessa memang memiliki aturan bagi setiap anggota asrama bahwa jadwal pulang hanya 1 bulan sekali, sorenta alessa dan melsil bergegas untuk pergi mengingat semakin sore bus akan susah didapatkan mereka berpamita ke penjaga asrama, dilihatlah beberapa orang temennya reo dan melapor ke reo bahwa ada penghuni asrama yang pulang mengingat ada acara seharusnya tidak ada yang pulang. reo bergegas dari ruangannya dan menghampiri alessa "heh lu berdua mau kemana? lu tau kan ada acara ngga menghargai tau ngga si" alessa dengan muka ketus dan tak pedulinya menjawab " sory deh lu urus aja acara lo itu, kita ngga ada urusan bye" reo menarik tangan alessa erat "eh tengil, cantik doang ngga ada etika lo ya,liat aja besok lo bakal nurut ama gua" allesa tidak terima perlakuan reo langsung marah dan melepas tangannya "bisa ngga sih jangan pegang tangan gua, nanti keterusan lagi lo megang terus" melsil pusing dengan perdebatan mereka dan menarik alessa pergi "lo liat besok lo bakal nurut ama gue, " alessa tetap ngoceh dari kejauhan keesokan harinya alessa membuka ponsel ternyata ada notif di hpnya pesan dari reo "eh cewe tengil, lu liat nanti apa yang terjadi pas lo balik ke asrama" alessa tak membalas pesan tersebut dan membereskan barang untuk balik ke asramanya bersama melsil sahabatnya seperti biasa, alessa yang jomblo selalu menjadi penjaga nyamuk bagi melsil yang setiap pulang ketemy pacarnya sebelum pulang selepas itu mereka berdua pergi ke bus buat menuju asrama setiba di asrama, elin sahabat mereka menghampiri alessa dan melsil sambil muka khawatirnya "sa , mel tadi malem pas acara kalian di bicarain ama anak anak lain karena ngga ikut, terus reo membujuk yang lain buat ngejauhin kalian karna katanya kakak tingkat yang ngga patut di contoh" alessa murka dengan mata besarnya, malam pun tiba mereka semua makan mal di ruang makan, reo bergumam seperti p****t ayam di sudut ruangan "kalian harus memilih kating yang patut di contoh dan tidak, karena dibalik paras ada watak buruk yang tersembunyi" alessa berdiri dari meja makannya sambil berbicara lantang "eh, mulutlo kaya ember pecah ya, tampang doang cowo kalo doyan ngember" sejak saat itu alessa dan reo musuhan dan tidak pernah saling sapa meskipun mereka pengurus kelas tetapi alessa bersikap profesional terhadap rekannya itu. tetttttt....tettt...bel sekolah berbunyi ada pengumuman untuk acara hari guru yang akan di meriahkan dengan beberapa lomba dan kegiatan lainnya mis nat selaku wali kelas XII B, langsung memberi arahan dan memerintah siswa siswi untuk ikut beberapa lomba serta menyuruh alessa menghitung uang kas untuk beberapa keperluan, melihat catatan keuangan kelas, ada beberapa yang belum melunasi uang khas alessa segera bertindak jrengggg...jrengg.jrenggg suara gitar di ujung lapangan berhenti kedatangan alessa, Ardi murid yang menurut adek kelas ganteng dan manis menyala alessa wih buk ben(singkatan bendahara) mau nagih ta wkwkwk alessa tanpa menggubris ucapannya langsung mengambil uang dari saku baju ardi, ini uang khas lo yang belum lunas, terligat reo menatapnya, alessa langsung memasukkan tangan ke saku bajunya reo segera menangkap tanggannya sambil berbicara "kamu salah, adanya di saku celana mau ambil ngga" tatapn reo dalam muka alessa merah dan marah "ehh m***m lo ya sini uang saku lo ketua kelas tapi ngga lunas mau jadi apa bangsa ini kalo semua kaya lo" "jadi suami kamu mungkin" timpal reo sambil merogoh saku celananya dan menyerahkan uang kepada alessa, " besok besok jangan salah saku ya sayang" alessa kesal dan pergi. sejak saat itu reo mulai mengirim pesan ke alessa dan mulailah komunikasi diantara mereka berdua hingga akhirnya menjalin hubungan asmara.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Kali kedua

read
223.1K
bc

TERNODA

read
204.5K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
23.6K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
196.3K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
237.7K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.5K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
23.9K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook