Bab 40. Tidak Mau Membahasnya

1074 Words

Leah berpegangan kuat pada ujung wastafel untuk menahan rasa sakit di kepala yang tiba-tiba saja melanda. Dia tidak berani menjerit. Semua rasa sakit dia tahan sambil menggigit bibirnya. Dia tidak mau Jayden tahu apa yang sedang dia alami karena dia tidak membutuhkan belas kasihan dari pria itu. Sikapnya yang berubah sudah cukup membuatnya sedikit stres. Dia tidak mau sikap pria itu tambah berubah setelah tahu akan keadaannya. Dia ingin mati dengan tenang, tanpa mempersulit orang lain. Kehidupannya sudah cukup rumit dan dia pun tidak ingin membuatnya semakin rumit. “Leah, apa kau belum selesai?” Jayden sudah berdiri di depan pintu. Dia sangat heran karena Leah tidak juga keluar dari kamar mandi padahal sudah hampir 10 menit dia berada di dalam sana. “A-aku akan keluar!” Leah menjawab d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD