Tok-tok-tok Lino mengetuk-ngetuk pintu rumah Jeno, sambil sesekali menarik napas untuk menahan emosinya yang sudah di ubun-ubun. Pintu rumah Jeno, akhirnya terbuka, namun bukan orang yang Lino cari-cari yang sudah membukakan pintu, melainkan wanit paruh baya yang sedang menenteng tas belanja. “Assalamualaikum, Tante,” sapa Lino pada wanita itu, yang Lino yakini adalah ibu Jeno. “Waalaikumsalam, cari siapa ya?” tanya wanita tersebut. “Ah, saya temennya Jeno, sekaligus tetangga depan, mau ketemu sama Jeno,” balas Lino. “Oh, gituu, ya udah silahkan duduk dulu, biar Tante minta Jeno bikinin minum dulu ya? Soalnya Tante mau ke pasar,” Lino hanya mengangguk sebagai jawaban dari perkataan wanita itu, lalu memutuskan untuk duduk di kursi yang ada di teras. Sementara wanita itu masuk lagi ke d

