09

2374 Words

Jeno sibuk mondar-mandir di depan cermin, ia bingung harus melakukan apa sekarang. Ia merasa takut dan ragu untuk kembali maju memperjuangkan Kamila. Kemarin Kamila sepertinya sudah sangat kecewa padanya, ia juga tidak yakin Lino bisa berubah pikiran dengan mudah, atau malah tidak bisa sama sekali. "AKHH, BUNDA!” teriak Jeno frustasi, untung bunda sedang tidak ada di rumah saat ini, bisa-bisa ia kena omelan karena sudah teriak-teriak. Jeno menarik napas dalam, kemudian menghembuskannya, sembari berkacak pinggang. Ia mencoba menenangkan dirinya dan berpikir jernih. Setelah terdiam beberapa saat, akhirnya Jeno memutuskan untuk kembali mencoba berusaha mendapatkan Kamila. "Oke, gue bakal mulai dari nol." Ucap Jeno dengan penuh keyakinan. ••• Hari ini Kamila memilih kembali bekerja, dan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD