(23)

1331 Words

            Di tengah kalutnya fikiranku, aku sempat teringat tentang Kak Awan, karena saat itu aku belum memberikan kabarku sama sekali kepada Kak Awan selama aku berada di perantauan aku ambil selembar kertas yang ada di tas yang aku bawa ke rumah sakit, aku menceritakan kondisi yang aku alami kepada Kak Awan yang mungkin saat ini merasa cemas menunggu kabarku.             “Assalammualaikum… Kak Awan dan Kak Fatih, bagaimana kabarnya kakak berdua di sanggar? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, maaf ya kak… mungkin Danila menjadi orang yang terakhir memberikan kabar perkembangan di tanah rantau dibandingkan teman-teman yang selainnya.                 Danila di sini sedang mengalami masa-masa sulit di tanah rantau, jika Kakak membaca surat ini, maka saat itu juga Danila sedang berad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD