Siblings

1132 Words

Berjalan menuju kamar, Niat hati tadi ingin main game sambil menikmati secangkir expreso dingin yang saat ini dia bawa. Mumpung deadline tugas masih lama, jadi dia ingin bersantai lebih dulu sebelum bertempur. Namun melihat pintu kamar si kakak terbuka, menampakkan gadis itu yang kini tengah mencari apa di lemarinya hingga kini kamarnya sudah seperti kapal pecah, membuat Anze lebih menarik diri untuk segera berjalan menuju sang kakak. Siapa tau saja Anze bisa membantu untuk menghancurkan kamar gadis ini. "Ngapain lo?" tanya Anze, sudah duduk tampan di kursi belajar Areta. Gadis itu menoleh sekilas lalu melengos, kembali pada kegiatannya yang tak jelas itu. Tak mendapat respon, Anze berdecak. Ditambah lagi melihat Areta yang semakin brutal mengacak-acak isi lemari pakaiannya. "Lo ngap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD