Di sebuah bangunan tua dan terbengkalai, Mita menangis semalaman. Entah siapa yang telah membawa nya ke sana. Ia juga tidak tahu apa yang di inginkan oleh orang-orang yang membawa nya ke sini. Berkali-kali ia mencoba untuk berkomunikasi dengan orang-orang itu. Akan tetapi, mereka sama sekali tidak mau mengatakan apapun. Mita ketakutan. Ia berharap ada yang tahu keberadaan nya. Ia pun sempat mengirimkan pesan pada Raka. Semoga saja Raka bisa melacak nya dan menemukan tempat nya di sekap. Brak Pintu terbuka. Mita berharap jika itu adalah orang yang akan menyelamatkan diri nya. Namun, yang ia lihat di depan sana adalah wanita yang sangat ia benci selama ini. "Arabella. Apa yang kamu lakukan di sini?" Ucap Mita sambil terus menatap wanita itu. "Aku? Aku ingin piknik di tempat ini." Haha

