Arabella tidak menunggu waktu lama. Hari itu, ia langsung pergi ke perusahaan milik ibunya. Perusahaan itu merupakan perusahaan turun temurun yang diturunkan oleh keluarga kakek Arabella dari pihak ibunya. Sejak ibunya tiada, ayahnya yang memegang kuasa. Namun, pria itu tidak bisa berbuat apa-apa. Seluruh harta warisan milik ibunya akan jatuh ke tangan Arabella ketika ia sudah menikah. Semua itu dirahasiakan oleh pengacara ibu nya. Pak Salman mengenal dan seperti tahu sesuatu tentang ayahnya Arabella yang waktu itu berselingkuh dengan Mahdalena. Arabella hari itu datang bersama dengan pengacaranya dan juga pria tampan yang tidak pernah berhenti tersenyum itu. Orang-orang akan mengira jika pria tampan itu setengah gila karena terus-menerus tersenyum saat berada di samping Arabella.

