Raka benar-benar masih merasa di atas angin. Ia pergi dengan dua wanita itu tanpa menoleh ke belakang. Arabella tidak mau ambil pusing. Karena sebentar lagi, ia pun akan menceraikan benalu itu. Saat ini, ia sedang mencari tahu apa yang akan dilakukan Ayah nya kini. Ia yakin, pasti pria itu akan melaksanakan berbagai cara untuk membu-nuh putri kandungnya. Karena dengan cara seperti itu, ia bisa menguasai seluruh harta yang di tinggalkan oleh Ibu kandung nya Arabella.. "Sarah, panggil tukang untuk memperbaiki pintu gerbang. Mulai besok, Raka tidak bisa masuk sembarangan ke dalam rumah ini." "Baik, Kak." Arabella pun menghubungi asisten kepercayaan nya di kantor. Ia menyuruh asisten nya itu untuk pergi ke bagian HRD untuk memecat Raka tanpa uang sepeser pun. Dengan cara seperti itu, pa

