Egois

1326 Words

"Aku tahu, kamu mungkin lelah menghadapi ini semua. Namun, sekali lagi aku memohon padamu. Mengertilah aku. Tidak ada Yang bisa kulakukan saat ini. Aku hanya memilikimu yang bisa membantuku," ucap Mas Dandi, lirih. “Entahlah, Mas. Aku tidak bisa mempercayaimu seutuhnya seperti dulu lagi. Ada banyak hal yang membuat semua menguap begitu saja. Kuharap Mas mengerti.” Aku menghela nafas dalam dan menghembuskannya perlahan. Kupikir sebuah kebohongan yang satu tentu akan ditutupi dengan kebohongan lainnya. Tidak menutup kemungkinan yang dilakukan oleh Mas Dandi saat ini. Kehilangan kepercayaan sama seperti halnya kehilangan sebuah harga diri. Dimana orang tidak akan menganggapmu lagi. Dan seperti itulah halnya yang terjadi pada Mas Dandi. Bagiku, apa yang dikatakannya adalah suatu kebohonga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD