Wanita Malang

1318 Words

Cukup lama aku menunggu wanita itu keluar dari kamar kecil. Sementara di kepalaku terus bertanya-tanya siapakah sebenarnya wanita ini. Aku mencoba tetap berpikir positif, mungkin saja wanita itu salah alamat. Namun dari penilaianku, sepertinya memang benar wanita itu dengan sengaja bertamu dirumahku. Mengapa aku begitu yakin? Karena dia tampak ingin begitu mengetahui seluk beluk isi rumah dengan segala penilaiannya. Namun, tamu tetap juga harus diperlakukan dengan baik. Tak lama kemudian wanita itu berjalan menuju ruang tamu ditempatku duduk. Sambil mengibaskan rambut panjangnya, dia duduk di kursi tepat dihadapanku. Diseruputnya lagi es teh buatanku. “Mbak sendirian dirumah?” Tanya wanita itu. “Sama anak-anak, Mbak. Kebetulan baru saja tidur. Mbak darimana, dan ada keperluan apa?” “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD