Malioboro

1140 Words

Dua Minggu kemudian Adhista sudah pulih dan sudah kembali menjalani aktivitas nya menjadi seorang mahasiswa. "Dhis, gue traktir bakso ya!" seru Zaki yang baru saja datang dengan motornya. "Kapan?" "Sekarang," "Yah lagi nunggu Tama gue Zak, kapan-kapan aja deh ya," "Oh gitu ya. Btw maaf Dhis waktu lo sakit gue ngga bisa jenguk," "Ah santai aja, eh itu Tama. Gue duluan ya Zak!" ujar Adhista lalu menepuk pundak Zaki dan berlari menuju Diratama. "Zaki ngapain?" tanya Diratama sambil memberikan helm kepada Adhista. "Itu ngajak makan bakso katanya, di traktir," jawab Adhista kemudian memakai helm dan naik ke motor Diratama. "Kenapa ngga kamu terima aja? Kasian," "Ngga, aku masih kangen Tama," jawab Adhista lalu memeluk Diratama dari belakang. "Kangen mulu nih bocil," ujar Diratama. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD