Pengakuan Mac

1201 Words

Demi apa coba, Lusi yang kesal banget dengan kata-kata Mac, main remes aja muka Mac. “Hih! Aku tonjok beneran muka kamu, dasar Om gila!” kesal Lusi. Mac pasang wajah ngenesnya, baru kali ini … ada seorang cewek yang berani ngeremes muka dia, terus manggil dia ‘Om’. “Panggil ‘Honey’ atau ‘sayang’, aku ini masih muda dan ganteng, melek dikit napa!” Padahal jarang sekali Mac berkata kasar, apalagi pada seorang gadis, dia selalu bersikap lembut. Tapi … gadis di depannya ini unik, nggak di kasarin dikit, dia yang bakalan di injak-injak. Itu menurut kata hatinya Mac. Lusi geleng kepala, dia juga paling anti sama cowok kasar. Makanya, selera dia kang CEO yang penuh wibawa. Dasar Bocil, nggak tau aja … kalau seorang kang CEO marah, singa pun ngacir. “Kamu itu, tukang ngancam, tukang maksa! Terus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD