Suara langkah kaki terdengar mendekat, memecah kesunyian yang terjadi diantara dua insan yang tampak saling bersitegang satu sama lain. Arthur muncul dihadapan mereka dengan ekspresi yang sulit ditebak. Namun yang paling terlihat adalah ketidaksukaannya atas situasi yang terjadi diantara mereka berdua. Tentu saja fakta bahwa tunangannya beberapa saat lalu kabur darinya kini tengah berduaan dengan pria yang dulunya punya ikatan dengan wanita itu. Melihat keberadaan Arthur, raut muka Esme terlihat agak panik. Untungnya Jhon menyadari raut wajah itu dan dengan tahu dirinya dia beranjak pergi dari sisi wanita itu. Namun ketika dia berpapasan dengan Arthur, Jhon malah membisikan sebuah peringatan kepada putra sulung kakaknya dengan penuh kepercayaan diri dan arogansi yang tinggi. “Aku akan me

