Melanjutkan sandiwaranya sebagai sang kekasih yang teramat mencintai Esme. Dengan tenang Jhon memainkan karakter yang telah wanita itu sematkan untuk dia mainkan dengan begitu baik. Meski dia menyadari bahwa tatapan pria dewasa dihadapannya ini bukanlah jenis situasi yang bisa dia hadapi secara sembrono. Namun lelaki itu sangat percaya diri dengan lakon yang dia bawakan. Dengan pengalaman hidup yang lebih berliku dibandingkan sekarang, Jhon jelas cukup menguasai seni cara bertahan dalam tekanan dan intimidasi orang yang lebih berkuasa dari dirinya sendiri. “Saya mencintai putri Anda, dan memiliki niatan untuk meminangnya, Tuan Ethan,” sahut Jhon dengan begitu lugas di hadapan pria itu. “Sudahlah, hentikan sandiwaramu sekarang juga. Entah apa yang sudah kalian sepakati di belakangku, ta

