Om Burhan yang sudah menahan dari tadi tanpa banyak bicara Langsung menerkam Mikayla.
Mikayla yang terjatuh ke ranjang sempat ingin melawan, namun karena kedua tangan nya langsung di kunci oleh om Burhan dan kini Mikayla berada di bawah Kungkungan om Burhan Mikayla pun mencoba untuk menolak saat om burhan mencoba mencium bibir Mikayla.
Namun karena kerja keras nya om Burhan berhasil membobol bibir mungil Mikayla. Mikayla yang belum pernah sama sekali melakukan nya hanya bisa menerima dan diam saja. Namun karena om Burhan terus mempermainkan bibir nya secara naluri alamiah Mikayla mencoba membalas ciuman om Burhan Dengan pengetahuannya yang dia lihat di drama Korea yang sering dia tonton dan mencoba mengikuti cara main om b
Burhan.
Om Burhan semakin bersemangat saat ciuman nya berbalas, dan kini ciuman itu berpindah ke telinga, leher dan turun ke bawah. Beberapa kali Mikayla mencoba menghentikan om Burhan karena ada perasaan aneh yang dia rasakan. Namun om burhan kembali mengunci tangan Mikayla. Dan dengan perlahan om Burhan mulai membuka kancing dress Mikayla yang terdapat di sebelah tubuh nya.
Mikayla yang akhirnya sadar kancing nya terbuka mencoba mempertahankan dress nya akhirnya di kunci om Burhan lagi dan kini dress itu berhasil terbuka. Karena kekuatan om Burhan jauh lebih kuat.
Karena baju nya tipe dress tanpa lengan jadi Mikayla tidak pakai bra dan kini dua gunung kembar Mikayla langsung terpampang jelas di hadapan om Burhan.
Om Burhan yang sudah di puncak nya langsung menyerbu dua gunung kembar yang sudah memuncak itu. Mikayla mencoba melepaskan tangan nya agar bisa menutup daerah sensitif nya namun om Burhan semakin kuat mengunci tangan nya. Om Burhan mulai menyusu di sana.
Saat pertama kali om Burhan menyentuh nya ada rasa ngilu dan aneh di tubuh Mikayla. Namun Mikayla mencoba meronta namun sepertinya sia-sia, dia merasa tenaga om Burhan semakin kuat. Lambat Laun perasaan aneh pun muncul di diri Mikayla. Perlawanan nya semakin melemah dia mencoba menikmati permainan om Burhan karena tubuh nya tidak bisa berbohong bahwa tubuh nya menikmati semua nya.
Mikayla yang mulai terbuai tidak sadar kalau dress itu semakin turun ke bawah dan om Burhan mengangkat Mikayla ke tengah ranjang dan menarik dress milik nya dengan sekali sentakan dan kini dress itu do lempar ke sembarang arah.
"Om." Teriak Mikayla yang spontan menutup kedua daerah sensitif nya dan mencoba lari dari atas ranjang.
Namun om Burhan menarik shot celana pendek Mikayla yang sedang berbalik membelakangi nya dan kini Mikayla terjatuh di atas pelukan om Burhan.
Om Burhan menarik paksa shot Milik Mikayla akhirnya shot itu lepas dari tubuh Mikayla . Om Burhan pun membalik kan tubuh Mikayla dan kini Mikayla kembali terlentang dengan posisi Burhan beras di atas nya.
"Om Mikayla mohon jangan lakukan ini." Isak tangis Mikayla yang merasa takut.
Tanpa menggubris Mikayla Burhan mulai membuka satu persatu kancing kemeja nya dengan mengunci Mikayla di bawah dudukan nya.
Burhan sudah terlalu terburu hasrat bahkan tangisan Mikayla membuat dirinya semakin bersemangat. Satu persatu pakaian Burhan pun terlepas dan kini dirinya sudah polos dan dia pun menarik paksa CD milik mikayla Walaupun Mikayla mencoba mempertahankan nya namun dia kembali kalah. Dan saat Burhan melihat pemandangan indah di depan mata nya dia pun terpesona. Burhan mempermainkan mainan baru nya dengan tangan dan mulut serta lidah nya hingga akhirnya Burhan mencoba membobol gawang milik Mikayla yang masih tersegel menggunakan junior milik nya.
"Om jangan di masukkan, Mikayla mohon om." Ucap Mikayla saat melihat Burhan sudah mengambil ancang-ancang. Mikayla mencoba menghentikan Burhan namun seakan tak perduli Burhan terus melanjutkan aktivitas nya.
"Om hentikan sakit." Isak tangis Mikayla saat Burhan mencoba membobol gawang milik Mikayla.
"Tenang sayang, om akan mengajak mu menikmati indah nya surga." jawab Burhan sambil tertawa penuh kebahagiaan.
"Jangan om Mikayla mohon." kata-kata itu terus terucap dari mulut Mikayla, dia mencoba meronta namun kekuatan nya tidak sebanding dengan Om Burhan alhasil dia hanya membuang tenaga saja.
Burhan yang sebenarnya merasa sedikit ke sakit an dan kewalahan terus mencoba tetap membobol gawang itu. Milk nya yang memiliki ukuran yang cukup besar dan sedikit panjang membuat Mikayla meringis kesakitan. Bahkan kini air mata terus bercucuran dari kedua pelupuk mata nya.
Namun berkat kerja keras nya akhirnya Burhan berhasil membobol semua nya. Burhan berhenti sebentar untuk mengambil tenaga dan memberikan Mikayla watu untuk menyesuaikan nya.
"Arghhh..." ucap Burhan saat dia berhasil mendapatkan nya.
Darah segar pun mengalir ke seprai ranjang, Burhan yang melihat itu merasa istimewa dan nyaris tidak percaya seorang wanita cantik seperti Mikayla dan sudah berusia 22 tahun mampu menjaga kesucian nya dan kini kesucian nya di ambil oleh Burhan. Burhan merasa terkesan dan bangga dengan ini.
"Kenapa, kesucian yang ku jaga selama 22 Tahun ini harus ku serahkan kepada orang yang tidak ku kenal dan berusia seumur an dengan papa ku. dan semua ku lakukan hanya untuk uang. bukan bukan ini yang ku mau ini untuk calon suami ku kelak." Batin Mikayla yang menangis merasa tidak bisa menerima ini semua.
Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi, Mikayla hanya menangis menahan sakit di sana, Burhan pun mencoba menenangkan Mikayla dan Burhan yang merasakan sensasi baru mulai melanjutkan permainan sementara Mikayla hanya diam saja. Walaupun Lambat Laun rasa sakit nya berubah.
Om Burhan yang memang suka bermain kasar mencoba mencari kenikmatan nya. Walau pun hati Mikayla menolak nya namun tubuhnya tidak bisa berbohong karena Mikayla bisa sampai ke puncak kenikmatan nya. Mikayla merasa kan ada rasa nikmat yang belum pernah dia rasakan seumur hidup nya.
Beberapa waktu kemudian om Burhan pun sampai di puncak kenikmatan. Dia merasakan sensasi baru dari Mikayla wanita polos nan cantik yang membuat drinya terpesona.
"Terimakasih Sayang, karena telah memberikan semua untuk om." Ucap om Burhan yang mengecup kening Mikayla.
Mikayla hanya diam saja, Karana dia merasa tenaga nya habis dan tubuh nya terasa remuk. Om Burhan yang merasa kelelahan karena sepanjang permainan dia lah yang memimpin dan banyak bekerja akhirnya merebahkan tubuhnya di sebelah Mikayla dan akhirnya tertidur.
Dan akhirnya semua nya terjadi begitu saja, Mikayla hanya bisa menangis meratapi nasib nya entah pilihan yang di ambil nya ini benar atau salah. yang pasti kini Mikayla merasa hidup dan masa depan nya sudah hancur sekarang.