Napas Drake tersengal dan suaranya parau terus meminta ampun pada semua narapidana. Tetapi, para preman tersebut tidak menghiraukan seruannya, mereka terus memberi pria itu pelajaran, hingga dia tidak sadarkan diri dan jatuh terkulai ke lantai. Salah satu narapidana berteriak memanggil para polisi agar memeriksa keadaan Drake. Sersan Jennifer beserta dua anak buahnya bergegas masuk ke dalam sel tahanan dan memeriksa keadaan pria itu yang telah terkulai lemas berdarah-darah di lantai. Lalu, dua orang paramedis kepolisian datang dan memeriksa keadaan Drake, kemudian membawa pria itu ke dalam kamar perawatan. Keadaannya saat itu cukup mengkhawatirkan dan lukanya terlihat cukup parah. Selama di dalam kamar perawatan, Drake terbaring lemas di tempat tidur. Satu matanya terpejam karena ter

