Chapter 11

1022 Words

Sore ini rumah kami ramai karena kedatangan Mbak Linda, Bang Ilham dan si comel Naura. "Ante, aku mo peluk Nte Yas." Pinta Naura yang ada dipangkuan Mas Fahri "Mau peluk Tante? Nggak ah nggak boleh." Goda Mas Fahri yang duduk sampingku sambil mengeratkan pelukannya pada Naura yang ada di pangkuannya "Aaaa oom, ndak boleh gitu. Aku mo peluk Ante cama dedek." "Kenapa nggak boleh, kan Tante istri Om nggak papa dong. Wlee." Canda Mas Fahri sambil menjulurkan lidahnya "Aaa oom akang(nakal) hiks hiks hiks.." Naura mulai nangis "Mas jangan gitu ihh, nangis kan Nauranya sini sini Sayang peluk Tante." Kataku sambil merentangkan tangan ke arah Naura "Haha gitu aja nangis, cengeng banget Naura.." ejek Mas Fahri, sedangkan Naura masih sesenggukan di pelukanku "Fahri anakku kamu apain lag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD