Enam Belas """"""""""""""""""

1616 Words

Farhan memeluknya saat Neli akan cek in. Pertama kalinya pelukan di bandara yang mereka lakukan. Biasanya Farhan mengutamakan perasaan Neli yang malu bermesraan di tempat umum, tapi saat ini Farhan ingin menunjukkan keegoisannya. "Kalau ada waktu aku akan meneleponmu." "Aku akan menunggu," jawab Neli manis. Farhan menggaruk tengkuk, "Tentang pagi tadi, aku minta maaf." "Itu bukan kesalahan." "Tapi..." Neli mengusap pipinya, "Aku istrimu." Neli segera menurunkan tangannya dan menunduk, "Bukankah, begitu?" Farhan ingat nasihat Athan. Tentang hak istrinya. "Pulanglah. Dan tunggu kedatanganku." Farhan melihat Neli menjauh. Dan melambaikan tangan, bergerak mundur seolah tidak ingin pergi, lalu menabrak seseorang. Saat Neli meminta maaf Farhan bersembunyi di tiang yang lain. Neli tampak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD