(17) Pamela : Camer? Capar?

1676 Words

"Kenapa dia panggil mama tante camer, Pam?" Mama mendesakku untuk menjelaskan. Pasalnya mama nggak pernah melihat aku dekat dengan cowok manapun. Bagaimana bisa aku dekat dengan seorang cowok? Aku terlalu fokus pada studiku yang aku pikir bisa membuatku sukses nantinya. Sampai sekarang pun keluargaku adalah prioritas. Papa dan mama mengetahui hal itu dan mendukungnya. Karena itulah saat ini adalah momen yang cukup mencekam untukku. "Tante, maaf ya. Adik saya ini memang lancang." John buru-buru menyahut. Mama mengerutkan dahinya. "Adik kamu ini pacarnya Pamela?" "Bukan saya, Tante. John." Trevor menunjuk pada kakaknya. Aku bisa melihat Mama bertambah bingung. Lebih baik aku memberi penjelasan yang bisa diterima oleh Mama, karena rencanaku dan John sudah pasti ditentang Mama. "Oke, Ma.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD