Kesepakatan Menguntungkan

1188 Words

"Bilang sama Mama siapa perempuan tadi?" tanya Kalila dengan napas tidak teratur karena emosi yang membumbung tinggi sampai ubun-ubun. Wanita dengan mata bulat sudah menatap tajam pria yang duduk di hadapannya. "Gibran!" Kalila yang tidak bisa lagi menahan amarah langsung meraih bantal sofa untuk memukul kepala sang anak bertubi-tubi. "Jadi gini kelakuan kamu di belakang Mama? Bisa-bisanya tertarik dengan perempuan macam begitu? Apa kamu lupa sudah punya Aliza yang sempurna, Gibran!" Tangan Gibran sigap melindungi kepala dari pukulan sang mama. "Tunggu biar aku jelaskan, Ma." "Jelaskan apa? Kamu mau bohongi Mama lagi, benar-benar bikin Mama malu!" Kalila menatap tajam seperti siap mencabik-cabik anaknya. Aliza yang sejak tadi melesat ke pantri, mengambil air putih untuk menenangkan san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD