Dirga menatap pada Miko yang tampak menyiratkan permusuhan melalui matanya. Ia menghela napas dan tersenyum ke arah keponakannya itu. "Tidak semua yang kamu inginkan bisa kamu miliki. Ada beberapa hal yang berbeda dengan sayap ayam ini," kata Dirga dengan tenang. Acha tahu apa yang sedang dibicarakan oleh mereka berdua. Ia tahu betul bahwa dirinyalah yang menjadi bahan pembicaraan mereka. Oleh karena itu, Acha hanya bisa meremas jari-jarinya, tanpa bisa berkata apapun. "Perkara ayam saja, kalian bertengkar seperti ini. Miko, berikan ayam itu pada Om Dirga! Kamu sudah sering makan ayam goreng di rumah ini," kata Bu Endah. "Nggak perlu, Bu. Dirga bisa makan yang lain," kata Dirga dengan lembut. Lain halnya dengan sang paman yang masih bisa tersenyum dan berkata dengan tutur kata ya

