bab 19

1157 Words

RB 19 * Diusia kandungan yang baru sebulan ini, Atha mulai mual-mual. Susahnya kalo pas datang masa ngidamnya. Bingung mau nyuruh siapa. Atha bahkan menahan rasa ngidamnya itu. Jadi dia memilih diam dikamar. Hal itu malah membuat kuatir yang lainnya. Terlebih Maya. "Please, gue tinggal disini aja. Biar ada yang nungguin lo juga," begitu kata Maya. "Gue nggak apa-apa lagi..." sahut Atha. "Lo tuh lagi ngidam, Tha! Kalo masih ada Norman, gue nggak akan sekuatir ini, tau nggak sih lo?!" dengusnya kesal. Deg. Maya cepat menutup mulutnya. Ya Tuhan, sungguh, dia tak maksud melukai ataupun mengingatkan Atha. "Sori, Tha... L-lo jangan sedih ya? Oke, oke, gue cuma nungguin lo sebentaran aja ya? Sampai Adam pulang," ralat Maya. "Nggak apa, May. Emh...kalo gitu gimana kalo lo beliin gue...ku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD