Masa Lalu Ana yang Menyakitkan

1219 Words

“Tidurlah denganku Alex, aku mohon. Temani aku malam ini.” Alex tersentak dan terbangun dari tidurnya. Dia menimbang-nimbang, apakah tadi Ana benar-benar meneleponnya. Alex lalu segera mengecek ponselnya. Ternyata sama sekali tidak ada panggilan telepon ataupun pesan dari Ana. “Ternyata aku cuma mimpi.” Ucap Alex saat sudah sepenuhnya sadar dari tidurnya. “Kau benar-benar membuatku gila, Ana.” Alex beranjak dari tempat tidurnya dan berkemas untuk berangkat ke kantor. *** Alex tiba di kantornya, saat dia akan menuju ruangannya, dia melihat Ana sudah duduk di meja kerjanya dan fokus dengan berkas-berkas di depannya. Alex tidak bisa menahan salah tingkahnya ketika melihat Ana, apalagi saat dia mengingat bahwa Ana telah datang ke mimpinya. Alex mencoba bersikap tenang dan santai saat m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD