43

2540 Words

Selma tak berhenti menangis. Takut bercampur khawatir, sahabatnya pasti diculik. Terlihat dari ponselnya yang tergeletak begitu saja di pinggir jalan yang sepi. Sedetik setelah mendengar suara 'brak' dan tak ada suara apapun dari seberang telpon, Selma langsung mencari keberadaan ponsel Alya menggunakan GPS. Ketakutan memenuhi hati dan pikirannya. Berbagai dugaan negatif telah menghantui benaknya. Takut jika terjadi sesuatu pada Alya, takut jika para penculik itu melukai Alya, dan takut jika Alya menjadi pelampiasan nafsu b***t mereka. Apalagi sahabatnya itu termasuk perempuan lemah. Di sekolah lumayan sering menjadi sasaran bully dan berbagai kejahilan dari para siswa laki-laki. Selma lah yang selalu melindungi dan membalas perbuatan mereka tanpa pamrih. Dan sekarang sahabatnya telah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD