28

3801 Words

"Aku bersikap dingin bukan karena alasan, aku muak diharuskan berbohong. Dari awal hubungan kita hanya sebatas pekerjaan antara atasan-bawahan. Tapi berkat permintaan gilamu, hubungan itu menjadi bertambahkan kekasih pura-pura. Intinya, we're so different. Bukan tanpa kemungkinan kita akan menjadi musuh suatu saat jika terus-terusan dipertahankan. So, we're done in here." Setelah kejadian ketika Alya bilang hubungan kami berakhir, aku tak membalas apapun saat itu. Dia langsung pergi meninggalkanku tanpa melirik ke arahku sedikitpun. Aku mengerti jika Alya pasti sangat tertekan dengan semua akting ini. Kuseret dia ke dalam kehidupanku, menjadikannya tameng agar Ibu tidak menjodohkanku dan pada akhirnya aku selalu bersikap egois padanya. Bodohnya lagi, baru kusadari sekarang bahwa aku su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD