Sinar matahari membuat kedua orang yang sedang tertidur itu perlahan membuka mata mereka. Tea tersenyum kecil saat melihat Zack yang perlahan membuka matanya, mereka berdua memang tidur bersama, hanya saja terbatas oleh guling dan itu adalah usulan dari Tea. "Selamat pagi, tuanku." ucap Tea dengan senyum manisnya, Zack hanya membalas senyuman saja. "Aku ingin mengucapkan terimakasih karena telah memberikan ini." Tea menyentuh kalung yang ia pakai. "Itu hanya hadiah kecil, Valaria." "Tapi aku menyukainya, warna yang bagus." Zack terdiam sejenak, "Benarkah?" Tea mengangguk dengan semangat. "Warna merah lebih menarik dibanding unggu, Dich tanpa sengaja menghilangkannya, jadi dia membeli ulang, namun dengan warna berbeda." terang Zack "Hilang?" ulang Tea, "Ya" balas Zack dengan santainya

