Malaikat Hitam; 24

1089 Words

Saat jam istirahat seorang gadis berambut cokelat terang dengan wajah kesal masuk ke kelas 2-2 dengan tidak sopan. Ia berjalan dengan langkah lebar menuju meja tempat Tea dan Anantha duduk, mungkin ia mencari si pemilik meja. "Di mana kedua wanita kotor itu?!" tanya Luvena dengan anda tajam kepada seorang siswi. Siswi itu hanya menggeleng, Luvena yang sudah geram melemparkan sebuah buku kearah gadis itu. "Dasar bodoh!" "Siapa yang kau sebut bodoh?" sebuah suara dari arah pintu membuat Luvena menoleh. Tea dan Anantha berjalan secara bersamaan kearah gadis yang berlagak seperti seorang Ratu yang tak memiliki mahkota itu. "Oh, ini rupanya si upik abu yang berusaha menjadi Queen." ejek Luvena seraya tersenyum meremehkan. "Tapi ingat! Posisi Queen hanya milikku, sampai kapanpun kau tak ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD