
PART 1.
JATUH CINTA
Intan... sini! bentar aja.. Panggilku setengah berbisik. yang dipanggil maju sembari bertanya "ada apa, kak? Ragu hati ini, maklumlah anak kelas 11 SMA. "bilangin salam ya untuk Monik" ucapku pelan kuatir ada yang nguping. "ahh kak ni, bilang itu aja koq pakai mikir" Shinta senyum - senyum sendiri. Dia sendiri masih di kelas 10 dan Monik ini teman sekelasnya. kalau cantik sih lebih ke Intan dan sebenarnya aku naksir Intan. Giliran ketemu Intan, malah sasarannya jadi Monik. huh..aneh. Intan berlalu dari hadapanku, menyisakan dag-dig-dug hati ini menunggu kabar darinya. Ga tunggu lama dia muncul dari balik tembok, " kak Eric' ...memanggilku menggunakan kode anggukan kepala. Tak tunggu lama, aku bergegas. "dibalas kak. mmmm cie ntar aku buat pengumuman dikelas aku ya kak, hahaha" ledek Intan. "hssssstttt nyet lu, ledekin senior". Intan berlalu sambil senyum senyum sendiri. gila ni bocah 16, ledekin 17 an. Di kelasnya, muka Monik memerah, melihat Intan muncul dari balik Pintu. "hai cin, hmmmmm anjay.. mantaps" Monik meninju pelan lengannya. "bangkeeee...diam lah.aku maluuuu..". keduanya berpelukan berbisik sebentar terus menuju tempat duduk masing masing. Monik terlihat beberapa kali menghela nafas panjang, tambah grogi karena selama pelajaran Sejarah Intan terus meliriknya. "ntar pulang bareng ka Eric" bisik intan. "aku malu" balas Monik berbisik. "ga apa apa, aku jalan dibelakang elu,kikiki.." Monik melotot "kau g*la kikiki..untuk apa? mau jadi Baygon? balas Monik berbisik.
teeeeeeng teeeeeeng teeeeeeng..tanda bel pelajaran berakhir meraung dari speaker kantor sekolah. sedikit gaduh semua berhamburan keluar, yang jelas menunggu pasangan masing masing, pulangnya berduaan seperti sudah menjadi tradisi. lagian pulangnya jalan kaki saja. dekat koq hampir semua anak tinggal dikomplek sekolah palingan sekilo jauhnya. yang jarak diatasnya banyak yang gunakan sepeda motor. Aku menatap satu persatu cewek kelas x yang keluar dari kelasnya, "oh itu dia" aku bergumam sembari menunggu persis di g**g

