Chapter 38-INSECURE

1157 Words

"Lo ... nggak naksir sama mantan gue, 'kan? Ceril melotot tak percaya, bisa-bisanya pertanyaan unfaedah itu meluncur dari bibir Karel. Namun meski ia merasa malu dan kesal, tetap saja Ceril penasaran dengan jawaban Naka. Laki-laki itu tampak tidak terganggu dengan pertanyaan Karel, bahkan kini ia sedang menikmati lava cake-nya yang kedua. "Gue nanya, woi!" sentak Karel, merasa sebal diabaikan oleh sahabatnya itu. Naka berdeham sambil mengelap sudut bibirnya menggunakan punggung tangan. Padahal di atas meja tersedia tisu kering, tapi lelaki itu sama sekali tak berniat menggunakannya, seolah mengelap mulut menggunakan punggung tangan adalah  kebiasaannya. Ceril menarik napas panjang, sebab beberapa detik yang lalu ia sempat menahan napas, untung setelah itu ia tidak lupa cara bernapas d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD