Chapter 45-INSECURE

1074 Words

Entah ini hanya perasaan Ceril atau bagaimana, yang jelas ia merasa rumahnya sedang diperhatikan oleh seorang pria paruh baya yang mengenakan masker. Pria itu tampak mondar-mandir di depan pagar rumah Ceril dan sesekali menoleh ke arah jalan, seperti sedang mengamati sesuatu. Tidak lama kemudian, pria itu mulai melangkah menjauhi rumah Ceril. Melihat hal itu, Ceril sontak berlari dari jendela menuju pintu—ingin mengejar si pria tadi. "Om, tunggu!" panggil Ceril dengan volume tinggi, takut jika si pria tadi tak mendengar panggilannya. Pria paru baya itu kembali menutup pintu mobilnya yang sempat ia buka. Menoleh ke arah Ceril dengan alis mengerut dalam. Ceril mengatur deru napasnya, menunduk—menumpu tubuhnya dengan kedua tangan berada di atas lutut. "Kenapa, ya?" tanya si pria itu. Ce

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD