Hanin muncul membawa sepiring makanan dengan lauk lengkap beserta segelas air putih. “Ayo, makan dulu, Mas,” ucap Hanin mengagetkan Dewa. Dia sontak menoleh, melirik Hanin dan piring makanan bergantian. Lalu tanpa menjawab Dewa kembali mengarahkan pandangannya pada perempuan tadi. Hanya sepersekian detik wajahnya dapat terlihat oleh Dewa dari samping, selebihnya dia sudah terlihat berjalan menjauh bersama seorang laki-laki serta anak mereka. Kenapa begitu sulit bagi Dewa melihat jelas wajah perempuan itu? Siapa sebenarnya dia? Dewa makin penasaran karenanya. Reflek Dewa berdiri dari duduknya berusaha mencari posisi untuk melihat. Tapi sayang, pandangannya tertutup oleh pohon di balik taman. Mck! Siapa sih, dia? Ah .... Hanin yang aneh melihat kelakuan suaminya, tentu heran. Siapa yang

