Berselang sepuluh menit kamar hotel yang sudah mereka pesan, ready. Mereka lalu diantar oleh Bell Boy ke sana. Begitu mereka semua masuk, anak-anak langsung naik ke atas ranjang untuk rebahan. Tidak lupa mereka juga menyalakan televisi dan mencari channel kartun. Sebelumnya Hanin telah memesan dua kamar berdampingan dengan connecting door. Satu kamar untuknya dengan Dewa dan kamar satunya untuk anak-anak dan Bibi. Selagi anak-anak beristirahat sambil menonton televisi, Bibi menyuapi mereka makan. Sementara Dewa rebahan di atas ranjangnya. “Mas Dewa mau makan juga? Biar Hanin ambilin. Tadi pagi Hanin sama Bibi ada bikin ayam goreng kalasan soalnya,” tawar Hanin. “Gak usah, Nin. Mas belum laper,” jawab Dewa. Dia masih teringat dengan perempuan yang dilihatnya sepintas tadi. Apa dia benar

